Satu hal yang menarik dari GTD adalah setiap orang memiliki pemahaman dan tata cara sendiri dalam memahami dan mengimplementasikannya. Mungkin hal ini terjadi karena perbedaan latarbelakang dan daya tangkap dalam memahami langkah – langkah yang terdapat pada GTD. David alan sendiri mengatakan bahwa tidak masalah bagaimana mengimplementasikan GTD yang penting GTD dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan.
Tulisan ini akan menceritakan bagaimana cara mengimplementasikan GTD menggunakan Remember the milk, Remember the milk atau di singkat rmilk adalah website yang menyediakan perkakas bantu untuk mencatat dan mengorganisir pekerjaan – pekerjaan yang harus diselesaikan (to do list). Pada dasarnya Rmilk tidak di desain berbdasarkan GTD, pada Rmilk pekerjaan – pekerjaan di bedakan berdasarkan tab- tab dimana setiap pekerjaan dapat diberi tag, deadline, waktu pengerjaan dan sebagainya.
Cara mengelompokan pekerjaan
Pengelompokan pekerjaan dapat dilakukan berdasarkan tab – tab yang ada pada rmilk, tab standar pada rmilk hanya berisikan : inbox, home, sent, etc. Pada rmilk tab berfungsi untuk membagi\mengelompokan pekerjaan, agar sesuai dengan prinsip pencatatan dari GTD maka diperlukan sedikit modifikasi pada tab – tab tersebut dengan cara menambahkan\mengganti tab- tab yanga ada pada rmilk menjadi : next action, project, Waiting for dan same day\maybe.
Cara memberikan lebel\contex
Karena memang tidak didesain untuk GTD, rmilk tidak menyediakan fungsi pemberian label atau contex. akan tetapi kekurangan ini dapat diatasi dengan memodifikasi fungsi tag yang ada pada rmilk, caranya adalah dengan menggunakan tag sebagai label\contex dan juga jangan lupa untuk memberikan “@” pada setiap label\contex.
Tata cara pemberian nama pada pekerjaan
Seperti yang terlihat diatas, selain menggunakan tab sebagai label\contex. Saya juga menggunakan awalan dari setiap pekerjaan sebagai lebel untuk mempermudah pengurutan dan pengelompokan. Cara ini akan sangat bermanfaat ketika kita memiliki 20 atau lebih pekerjaan yang harus diselesaikan, dengan memberikan label tambahan tersebut maka kita tidak akan kesulitan untuk menentukan pekerjaan apa yang harus terlebih dahulu diselesaikan karena pekerjaan – pekerjaan tersebut telah terurut atau terkelompok berdasarkan label\contek sesuai dengan jenis dari pekerjaan tersebut (next action, project, sameday atau waithing).
Bagaimana cara menggunakannya
Penggunaan system ini dimulai dengan menentukan tujuan atau Gool yang ingi dicapai (David allan menyebutnya 6 Level of focus). Setiap goal atau tujuan yang ingin dicapai dituliskan di tab Goal, untuk setiap goal tentukan satu kata singkat yang digunakan untuk membedakan tujuan satu dengan tujuan lainnya. Kata singkat ini akan digunakan terus mulai dari projek sampai dengan next action sebagai kata kunci untuk mempermudah pengelompokan pekerjaan – pekerjaan yang harus diselesaikan. contohnya : misalkan saya ingin memiliki sertifikat CISA dalam 3 tahun kedepan, maka kata kunci yang saya pilih adalah “CISA” sehingga nama lengkap dari goal ini adalah “_g3CISA@Memiliki sertifikat CISA”.
Setelah menentukan tujuan – tujuan yang ingin dicapai maka buatlah projek atau langkah – langkah besar yang harus dilakukan untuk mencapai hal tersebut (di isikan pada tab projek). Penamaan dari projeck ini diawali oleh kata kunci (dari gool) dipisahkan oleh “@”. Contohnya : seperti yang telah dibahas diatas, saya ingin memiliki sertifikat CISA dalam waktu 3 tahun kedepan. Untuk mencapai hal tersebut langkah – langkah strategis yang saya lakukan adalah dengan (1) mencari info tentang sertifikasi Cisa di Indonesia, (2) mempelajari buku – buku CISA, dan sebagainya. langkah – langkah strategis tersebut saya masukan kedalam tab projek dengan tatacara penamaan diawali dengan kata kunci dari tujuan yang ingin dicapai (dalam hal ini CISA), dengan demikian nama dari projek tersebua adalah (1) “_pCISA@Mencari info tentang penyelenggaraan cisa di Indonesia” dan (2) “_pCISA@Mempelajari buku- buku cisa”.



Sebagai manusia setiap hari kita semua pasti memiliki sesuatu yang harus dikerjakan, perkerjaan tersebut dapat bermacam – macam mulai dari yang menyenangkan sampai kepada sesuatu yang sangat – sangat tidak menyenangkan. Untuk pekerjaan yang menyenangkan, tentu tidak ada masalah untuk melakukannya. Akan tetapi untuk perkerjaan – perkerjaan yang tidak menyenangkan diperlukan pendekatan dan strategi khusus untuk dapat mengerjakannya. Berikut ini beberapa tips yang dapat diterapkan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan – pekerjaan yang harus diselesaikan :
Deloitte provides audit, tax, consulting, and financial advisory services to public and private clients spanning multiple industries. Deloitte’s professionals are unified by a collaborative culture that fosters integrity, outstanding value to markets and clients, commitment to each other, and strength from cultural diversity.

Ingin melindungi komputer Anda dari gangguan virus terutama virus lokal? Sebaiknya Anda mempergunakan salah satu antivirus besutan anak negeri yang kualitasnya cukup bagus ini.